/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan  img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan  img:hover {border: 1px solid #333}

MANDIRI DENTAL SUPLAY

SELAMAT DATANG DI BLOG JUAL BAHAN DAN ALAT2 KESEHATAN GIGI.
KAMI DATANG BAGI YG MENCARI ALTERNATIF PASANG GIGI DENGAN HARGA EKONOMIS !?
KAMI BERPENGALAMAN SUDAH LEBIH DARI 17 Th. JADI JGN RAGU !!
SEGERA HUB. KAMI...
HP. 082142831833 atau HP: 081332795857 / BBM: 512EC943C

HOME / OFFICE:"
" MANDIRI DENTAL SHOP "

JL. GOLF KK.23 SOOKO, MOJOKERTO,
SALAM...SUKSES !

BANK BRI, A/N. KHOIRUN
No Rek. 371501010925539

ATAU

BANK JATIM, A/n. Sholeh Suprayitno
No Rek. 0322775202

TERIMAKASIH

Tampilkan postingan dengan label gusi sakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gusi sakit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

EFEK SAMPING PASANG BEHEL


Menghindari Makanan Nyangkut di Kawat Gigi






Behel atau kawat gigi saat ini dapat dikategorikan sebagai alat penunjang kecantikan juga kesehatan yang sudah tidak asing lagi. Tetapi selalu saja ada keluhan awal dalam cara untuk mengkonsumsi makanan, misalnya sisa makanan yang menyangkut. Mau tahu tips menghindarinya? Ini dia!


1. Mengawali dengan makan makanan yang halus. Ini sebaiknya dilakukan ketika behel baru dipasang atau kawat behel baru dikencangkan. Dengan mengkonsumsi makanan yang halus seperti pasta, roti, sup, dan lain-lain membuat gigi tidak sakit.

2 Memotong makanan dalam ukuran kecil. Anda dapat menggunakan pisau untuk memotong makanan agar tidak tersangkut di behel Anda. Sebaiknya hindari makanan keras yang dapat menyebabkan bengkoknya kawat gigi.


3. Belajar untuk mengunyah makanan tanpa mendorong ke arah pipi. Karena akan sangat sulit untuk mengeluarkan sisa makanan di behel yang terletak di bagian belakang.

4. Hindari minuman yang mengandung gula seperti soda dan jus. Karena gula yang terdapat di dalamnya dapat menempel di behel dan akan menyebabkan pembusukan.

Bila Anda masih ingin mengkonsumsi minuman selain air mineral, gunakanlah sedotan sehingga tidak mengenai behel
5. Gosoklah gigi setiap habis makan. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan makanan tersangkut di behel Anda. Tidak buruk juga untuk membawa sikat gigi
kemana pun Anda pergi.

6. Untuk Anda yang pertama kali menggunakan behel,Aanda harus menyesuaikan cara makan dengan keadaan mulut. Maka tidak disarankan untuk makan terburu-buru dan mengunyah dengan cepat.


Tips Bagi Kamu yang Sudah dan Akan Menggunakan Kawat Gigi

Gigi yang tertata rapi memberikan kita rasa percaya diri. Untuk kamu yang ingin mengenakan behel dan membuat gigi menjadi lebih rapi simak informasi menarik berikut ini:

Pakai Karena Kebutuhan
Ini sangat penting bila 
kamu ingin memakai behel pastikan bahwa gigi kamu memang rusak. Jangan hanya karena ingin ikut tren atau gaya kamu ikut-ikutan memakainya karena memakai behel tidak semudah kelihatannya. Orang yang boleh mengenakannya adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi-gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Karena fungsi behel adalah merapikan gigi. 

Dokter Khusus
Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yakni dokter spesialis orthodonti. Jadi jangan sembarangan pergi ke dokter gigi pastikan dia merupakan ahlinya.

Jenis Behel/Kawat Gigi
Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.

Tahapan Pemakaian
Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa. 

Efek Behel
Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

Wajib Dilakukan
Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila 
kamumenggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi. 

Hal Yang Dilarang
Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.


Bagi Pengguna Behel, Baca Tata Cara Setelah Memakai Behel

Behel atau kawat gigi saat ini dapat dikategorikan sebagai alat penunjang kecantikan yang sudah tidak asing lagi. Tetapi selalu saja ada keluhan awal dalam cara untuk mengkonsumsi makanan, misalnya sisa makanan yang menyangkut. Mau tahu tips menghindarinya? Ini dia!

1. Mengawali dengan makan makanan yang halus. Ini sebaiknya dilakukan ketika behel baru dipasang atau kawat behel baru dikencangkan. Dengan mengkonsumsi makanan yang halus seperti pasta, roti, sup, dan lain-lain membuat gigi tidak sakit. (Tambahan dari drg.Linus: kalau menurut saya bukan sakit, tetapi gigi tidak ada tenaga utk menggigit karena sedang digerakkan. Dalam waktu 3-7 hari setelah dipasang braces/kontrol, biasanya sudah bisa makan dengan normal).

2. Memotong makanan dalam ukuran kecil. Anda dapat menggunakan pisau untuk memotong makanan agar tidak tersangkut di behel Anda. Sebaiknya hindari makanan keras yang dapat menyebabkan bengkoknya kawat gigi. (Tambahan dari drg.Linus: makanan yg keras dapat juga menyebabkan lepasnya bracket).

3. Belajar untuk mengunyah makanan tanpa mendorong ke arah pipi. Karena akan sangat sulit untuk mengeluarkan sisa makanan di behel yang terletak di bagian belakang.

4. Hindari minuman yang mengandung gula seperti soda dan jus. Karena gula yang terdapat di dalamnya dapat menempel di behel dan akan menyebabkan pembusukan. Bila Anda masih ingin mengkonsumsi minuman selain air mineral, gunakanlah sedotan sehingga tidak mengenai behel. (Tambahan dari drg.Linus: kalau menurut saya tidak ada masalah dengan minuman yg mengandung gula dengan pemakaian braces. Pembusukan rasanya kurang tepat, kalau menurut saya, karena gigi susah dibersihkan dengan adanya braces maka bisa terjadi lubang pada gigi jika pemakaian braces terlalu lama. Dengan pemakaian braces 1-2 th & pembersihan gigi oleh dokter gigi pada waktu kontrol 1 bulan sekali, gigi tidak akan ada masalah & tetap sehat).

5. Gosoklah gigi setiap habis makan. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan makanan tersangkut di behel Anda. Tidak buruk juga untuk membawa sikat gigi kemana pun Anda pergi. (Tambahan dari drg.Linus: anda juga bisa menggunakan alat tambahan seperti dental water jet utk membersihkan sisa makanan dari bracket & gigi anda).




6. Untuk Anda yang pertama kali menggunakan behel, Anda harus menyesuaikan cara makan dengan keadaan mulut. Maka tidak disarankan untuk makan terburu-buru dan mengunyah dengan cepat.


Yup buat teman-teman yang kurang suka dan takut menggunakan kawat gigi, sekarang ada tekhnologi baru Ortodonti yang sudah ada di Indonesia.. yaitu Invisalign…
Apa itu Invisalign
Invisalign adalah teknologi baru untuk merapihkan gigi tanpa menggunakan kawat.. Berbentuk transparan, berbentuk plastik dan dapat dilepas-lepas. Invisalign sendiri dibentuk dengan tekhnologi computer berdasarkan hasil cetakan gigi pasien. Selanjutnya model 3D gigi dikirim ke Amerika untuk dibuat mengikuti struktur gigi, setelah selesai dikirim ke Indonesia lg.
Setelah pasien menerima alat ini, pasien disarankan menggunakannya setiap hari selama 2 minggu selama 20-22 jam tiap harinya (hanya dilepas saat makan, minum, dan gosok gigi). Setelah 2 minggu biasanya struktur gigi sudah mulai berubah..sehingga diperlukan penyesuaian dan penggantian, sampai gigi menjadi rapih. Biasanya jangka waktu pemakaiannya sekitar 6-12 bulan.
Hasilnya seperti ini:

Pasang Behel murah


PAKET ORTHO/BRACES/BEHEL MURAH Rp 4 Juta Khusus Pelajar/Mahasiswa/i
Buat temen-temen di milist ini, yang mempunyai kakak/adik/anak/saudara/temen dan berminat memasang alat ortho fixed (behel) dengan harga murah ( Rp 4 juta ), produk berkualitas dari USA, menggunakan Sistem Roth dan ditangani oleh dokter gigi yang berpengalaman serta telah mengerjakan lebih dari 250 kasus perawatan ortho/behel dengan hasil memuaskan, dateng deh ke klinik gigi ini, patut dicoba, dijamin gak nyesel dech.
NEH…CATET YA ALAMAT NYA !!!

FAHMI DENTAL
Jl. Golf KK.23 
Perum Japan Raya
Sooko Mojokerto
087856570858
085334995766

gini nih kondisinya kalo gigi kamu dikawat
Tetapi berdasarkan pengalaman saya juga, efek samping itu gak begitu menyiksakarena yang sebenarnya menyiksa adalah ongkosnya. Maksudnya jangan terlalu khawatir dengan efek sampingnya, toh itu masih bisa diatasi. Yang terpenting adalah fokus terhadap hasil yang akan didapat nanti, efek kesehatan dan efek estetika.  Yo tetap semangat kontrol!


KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK PASANG BEHEL..?/!


Adalah...Saat anda memang memerlukannya baik untuk perawatan maupun untuk sekedar mengikuti trens...fasien anak  muda sekarang dan tentunya bugetnya (uangnya ) ada ciin..;-)
Jadi sesuaikan dgn BUGET-nya lalu pilih BEHEL-nya...dan SEGERA HUBUNGI SAYA...ok ! Alamatnya ADA DIATAS-kan..;-)





6 KEBAIKAN MELAKUKAN SEKS

 Entri kali ini untuk pasangan suami-isteri
Pacar JuGA BOLEH
AsAL SuKa Sama Suka...
;-)  ;-)  ;-)

6 KEBAIKAN MELAKUKAN SEKS:-

1. MENGHILANGKAN STRESS

Pada saat anda melakukan hubungan seksual, tubuh anda akan melepas hormon endorfin. hasilnya, anda akan merasa rileks dan tubuh menjadi lebih segar.

2. MENINGKATKAN PEREDARAN DARAH
Tidak hanya bermanfaat untuk melancarkan aliran darah dalam tubuh, bercinta juga
dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah di sekitar daerah pinggul. Ini
kerana otot pinggul difokuskan lebih banyak bergerak berbanding dengan
kegiatan sehari-hari yang anda lakukan.

3. MEMPERBAIKI OTOT
Seks dapat menyegarkan bahagian tubuh yang tidak dapat 'dijangkau' oleh aktiviti
lain. misalnya otot pinggul yang akan menjadi kendur, jika tidak dilatih
secara teratur. dengan demikian secara tidak langsung anda membuat bahagian tersebut bekerja dengan baik.

4. MEMBAKAR KALORI
Aktiviti seks yang wajar tentu saja membuat seluruh otot dan persendian bekerja
dengan cepat. ini akan menyebabkan terbakarnya kalori, sama seperti ketika anda
berolahraga. setiap kali bercinta, anda akan membakar 420 kalori.

5. MENINGKATKAN KEINTIMAN

Seks merupakan cara mudah untuk menjaga keintiman anda dan pasangan. ini kerana
anda akan merasa saling memerlukan cinta dan kasih sayang di saat melakukan hubungan seks.

6. MEMANJANGKAN USIA

Menurut pakar tao, su chung, berbagai penyakit dapat dikaitkan dengan hubungan
seksual yang bermasalah. Bila dilakukan dengan betul, nescaya hubungan seksual
akan membuat anda panjang umur. Jadi kenapa tidak anda bina hubungan seksual yang sihat dan baik untuk memanjangkan usia selain tentu saja mengawetkan perkawinan anda? Bener Loo....;-)

Sabtu, 10 September 2011

Mengatasi sakit pada gusi dan gigi


Mengatasi sakit pada gusi dan gigi


Sahabat, pada posting kali ini saya akan berbagi solusi bagi masalah yang pernah saya hadapi...yaitu.... masalah Sakit gigi......
Saya yakini semua orang pernah merasakan sakit gigi dan saya yakin semua orang mendapatkan rasa yang sama ketika terserang sakit gigi...
San yang paling saya yakini bahwa semua orang tidak akan menganggap ringan dengan sakit gigi...
Sakit gigi yang kita rasakan sangat luar biasa biasanya terjadi ketika gigi kita telah di grogoti oleh KUMAN yang tanpa sadar gigi kita telah bolong dan menghitam, biasanya kalau terjadi seperti itu baru terasa sakitnya gigi kita sangat luar biasa...
Banyak cara untuk mengantisipasi terjadinya lobangan-lobangan hitam pada gigi kita yaitu dengan menggosok gigi kita terutama ketika kita hendak tidur....
Ada beberapa hal yang mengebabkan rasa sakit pada gigi, yaitu ketika sangkuman telah menyerang pangkal gigi atau akar gigi kita yang menyebabkan terganggunya saraf gigi kitadan dengan hal tersebut meningkatnya rasa sakit pada gigi kita. Rasa sakit itu terasadikarenakan pula kondisi badan kita tidak fitt atau imunitas kita lagi menurun...
Cara mengantisipasi
1. Rawat gigi kita sedini mungkin...
2. ketika rasa sakit terjadi banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin C, karena bisa seja terjadinya sakit gigi di akibatkan dari panas dalam.
3. Periksa gigi kita secara berkala ke dokter Gigi..
4. Perbanyak minum air putih, terutama ketika hendak tidur dan bangun tidur....

Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anda semua.....
Mudah-mudahan rasa sakit yang anda rasakan menjadi penebus dosa bagi anda ( kaum Muslimin )


Jangan Remehkan Radang Gusi dan Sariawan!E-mail
Tanpa disadari, sebagian orang kadang menganggap "enteng" sariawan dan penyakit rongga mulut lain, seperti bau napas tak sedap hingga gusi berdarah dan gigi ompong.
Jangan Remehkan Radang Gusi dan Sariawan!
  
  
Tanpa disadari, sebagian orang kadang menganggap "enteng" sariawan dan penyakit rongga mulut lain, seperti bau napas tak sedap hingga gusi berdarah dan gigi ompong. Padahal, penelitian terakhir menunjukkan adanya kaitan erat antara bertumpuknya bakteri di rongga mulut dengan penyakit berat lain, seperti diabetes, serangan jantung, infeksi darah, hingga soal bayi dengan berat tidak memadai….
Radang gusi diakui menjadi faktor utama kasus gigi tanggal dan kerusakan jaringan penyangga gigi. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperkirakan 30 persen warga AS mengidap radang gusi pada tingkat periodontitis, sedangkan satu dari lima orang menderita sariawan atau radang gusi ringan.
Tidak mengherankan jika pada tahun 2005 sebanyak 500 juta warga AS rutin ke dokter gigi. Berarti, diperlukan dana sekitar 84 miliar dollar AS setahun. Itu menurut perkiraan Asosiasi Dental Amerika (ADA). Lebih dari itu, setiap tahun, sebanyak 28.000 warga AS terkena kanker mulut dan tenggorokan. Sekitar 7.200 di antaranya meninggal dunia.
Masalah itu mengusik Dr Jean Connor, ahli kesehatan gigi dari Cambridge, Massachusettes, yang baru terpilih sebagai Ketua Asosiasi Kesehatan Gigi AS. Menurut dia, radang gusi dicurigai memberi kontribusi cukup signifikan pada "rusaknya" kondisi kesehatan keseluruhan melalui aliran darah.
"Jadi, jika jari Anda infeksi dan Anda diamkan saja, lama-lama (infeksi itu) akan berpengaruh ke seluruh tubuh. Begitu juga dengan mulut," kata Dr Connor kepada media kesehatan Health Day, Sabtu (14/10). "Penyakit gusi atau rongga mulut memproduksi bakteri yang luar biasa banyak. Jadi, jika ada masalah di katup jantung Anda, bakteri-bakteri itu akan menyerbu dan menyebabkan infeksi jantung," katanya.
Meningkat
Penelitian terakhir CDC menunjukkan, risiko serangan jantung dan stroke meningkat pada penderita radang gusi dan rongga mulut, dengan tingkat keakutanyang berbeda.Selain itu, kaitan antara penyakit gusi dan diabetes pun semakin nyata. Umumnya penderita diabetes terjangkit radang gusi pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu periodontal. Karena itu, CDC sedang meneliti kemungkinan adanya timbal balik dari kasus ini. Artinya, sedang dicari kemungkinan merawat penderita diabetes dengan lebih mengendalikan radang gusi.
Pendapat itu diperkuat Dr Diann Bomkamp, ahli kesehatan gigi dari St Louis, AS, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Kesehatan Gigi AS. Infeksi darah yang disebabkan oleh radang gusi bisa pula menyebabkan kegagalan operasi "penggabungan". Dalam arti, infeksi darah akan memperkuat upaya tubuh untuk menolak penggabungan implan artifisial.
Ia menekankan, wanita yang bermasalah dengan radang gusi dua kali lebih besar kemungkinannya melahirkan bayi prematur. Khususnya, dari kasus kurang berat badan hingga bayi terinfeksi. "Jika Anda kebetulan sedang hamil dan menderita radang gusi, ada kemungkinan kehamilan dan kelahiran bayi Anda nanti bermasalah," ujarnya.
Sariawan oleh banyak orang dikenal sebagai luka pada selaput lendir di daerah mulut. Umumnya luka di daerah mulut tidaklah dalam. Jika tidak dibarengi dengan komplikasi karena infeksi oleh kuman yang lebih ganas, sariawan akan sembuh sendiritanpa bekas(Kompas 5 Juni 1994). Infeksi ini biasanya dimulai dengan munculnya gelembung berisi cairan di mulut. Gelembung ini bisa pecah dan membentuk luka yang akan terasa nyeri.
Pada kasus tertentu, sariawan bisa pula dianggap sebagai salah satu indikasi kanker mulut, sejauh tidak pernah sembuh dan tidak pernah hilangdari mulut(Kompas 21 November 2004). Walau begitu, kepastian itu bergantung pada hasil biopsi yang dilakukan para dokter.
Penuh bakteri
Data di Institut Kesehatan Nasional AS menunjukkan, penyakit radang gusi dipicu oleh bertumpuknya bakteri di mulut akibat terabaikannya kesehatan dan kebersihan mulut. Bersama dengan lendir dan partikel lain, bakteri-bakteri ini terus membentuk plak yang lengket dan tidak berwarna di seputar gigi. Jika tidak dibersihkan secara rutin, plak ini lama-lama akan berkembang menjadi "tartar" yang tidak akan hilang hanya dengan gosok gigi.
Semakin lama plak dan "tartar" bersemayam di gigi, bakteri-bakteri itu akan menyebabkan radang gusi ringan yang disebut ginggivitis. Gusi akan berwarna kemerahan, bengkak, dan mudah berdarah, tetapi tidak merusak tulang gigi atau jaringan penyangga gigi. Pada tingkat ini, pengobatan cukup dengan dibersihkan secara teratur dan menyeluruh.
Walau begitu, jika dibiarkan, radang ringan ini bisa berkembang menjadi "periodontitis". Artinya, radang di sekitar gigi. Pada tahap ini gusi terkelupas dari gigi dan membentuk kantung infeksi. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh harus berjuang keras melawan para bakteri busuk seiring meluas dan tumbuhnya plak di sekitar gusi.
Toksin bakteri dan enzim tubuh akan terus berusaha menghambat infeksi yang sebenarnya sudah mulai menghancurkan tulang dan jaringan penyangga gigi. Jika tidak segera diatasi, tulang gigi, gusi, dan jaringan penyangga gigi akan hancur. Gigi-gigi pun akan segera tanggal atau harus dicabut.
Radang gusi biasanya baru muncul pada usia 30-an hingga 40-an tahun. Umumnya radang gusi pada tingkat periodontitis lebih banyak menyerang kaum pria. Meski remaja jarang terkena radang gusi, banyak pula yang menderita ginggivitis.
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan radang gusi. Antara lain, rokok, perubahan hormon pada wanita, diabetes, stres, kanker, AIDS, faktor genetika, kurang gizi, dan obat. Beberapa obat, seperti antidepresan dan sebagian obat jantung, bisa menyebabkan radang gusi karena mengurangi aliran air liur yang sebenarnya memiliki efek protektif pada gigi dan gusi. Nah!
Air soda dan sikat gigi
Selain faktor cukup berat seperti stres, perubahan hormon, diabetes, dan genetika, radang gusi bisa terjadi oleh sebab ringan, seperti makanan manis, air soda, dan tembakau. Dan tak ada cara lain yang lebih jitu untuk menyelesaikan kasus radang gusi dan sariawan, kecuali menyikat gigi secara benar, rutin, dan menyeluruh….

Karena itu, tidak ada cara lebih baik kecuali mencegah terjadinya sariawan atau radang gusi. Setidaknya itu saran dari Dr Diann Bomkamp, pakar kesehatan gigi dari St Louis, AS. Pencegahan harus segera dilakukan ketika seseorang mendapati gusinya berwarna kemerahan, bengkak, dan terasa sedikit lunak. Hal itu ditambah dengan gigi yang mulai terasa ngilu, bau mulut yang tak sedap, serta gusi mudah berdarah ketika disikat.
Menurut Bomkamp, merawat dan membersihkan gigi secara teratur dan benar harus diimbangi dengan menghindari atau membatasi konsumsi makanan manis dan air soda. "Kami sering melihat orang yang mengonsumsi minuman ringan atau air soda sebagai sarapan pagi, kemudian meminumnya sepanjang hari. Meski ’diet soda’, soda tetap saja mengandung asam yang bisa merusak gigi dan gusi," kata Bomkamp.
Mengutip data dari CDC, ia menekankan pentingnya setiap orang membatasi jumlah asupan makanan manis. "Mereka juga harus terus ingat bahwa rekomendasi lima hari untuk buah dan sayur yang mengandung serat tinggi juga sangat baik bagi kesehatan mulut dan gigi. Menurut dia, mengonsumsi buah dan sayur berserat tinggi akan memperlancar peredaran air liur. Akibatnya, remineralisasi permukaan gigi akan sangat terbantu sehingga bisa mencegah pengeroposan awal gigi."
Lebih dari itu, Bomkamp dengan tegas menekankan pentingnya orangtua tidak berbagi minuman dengan anak kecil, terutama jika si orangtua menderita radang gusi. "Bahkan, ketika kita meniup makanan agar cepat dingin di depan si kecil, itu bisa menyalurkan bakteri mulut orangtua kepada anak," ujarnya.
Hal lain yang harus dihindari, lanjut Bomkamp, adalah tembakau. "Perokok tujuh kali lebih besar kemungkinannya terkena radang gusi ringan hingga periodontitis," katanya. "Menghindari tembakau adalah jalan terbaik," ujar Bomkamp.
Selain faktor diet seperti anjuran Bomkamp serta pengobatan melalui medis, beberapa pihak menggarisbawahi pentingnya sistem pengobatan herbal. Dalam catatan Kompas, ada beberapa jenis tanaman dan dedaunan di Indonesia yang umum digunakan untuk mengatasi sariawan atau radang gusi tersebut, misalnya daun sirih (Piper betle), daun saga telik (Abrus precatorius), jambu mede (Anacardium occidentale), mentimun (Cucumis sativus), dan nira aren (Arenga pinnata Mer).

Walau begitu, sikat gigi tetap menjadi unsur terpenting. Dalam arti, menggosok gigi cukup dua kali sehari karena menggosok gigi terlalu sering justru akan merusak email gigi. Disarankan pula menggunakan sikat gigi berbulu halus dan menggosok gigi secara hati-hati, tidak serampangan dan singkat.
Selain itu, gunakan sikat yang sesuai dengan ukuran mulut sehingga memungkinkan pembersihan hingga ke seluruh sudut mulut dan gigi. Selamat mencoba!