/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan  img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan  img:hover {border: 1px solid #333}

MANDIRI DENTAL SUPLAY

SELAMAT DATANG DI BLOG JUAL BAHAN DAN ALAT2 KESEHATAN GIGI.
KAMI DATANG BAGI YG MENCARI ALTERNATIF PASANG GIGI DENGAN HARGA EKONOMIS !?
KAMI BERPENGALAMAN SUDAH LEBIH DARI 17 Th. JADI JGN RAGU !!
SEGERA HUB. KAMI...
HP. 082142831833 atau HP: 081332795857 / BBM: 512EC943C

HOME / OFFICE:"
" MANDIRI DENTAL SHOP "

JL. GOLF KK.23 SOOKO, MOJOKERTO,
SALAM...SUKSES !

BANK BRI, A/N. KHOIRUN
No Rek. 371501010925539

ATAU

BANK JATIM, A/n. Sholeh Suprayitno
No Rek. 0322775202

TERIMAKASIH

Kamis, 30 Oktober 2014

HIDUP SEHAT DENGAN HERBAL

HIDUP SEHAT DENGAN HERBAL

KHASIAT DAN MANFAAT CLOROFIL BAGI KESEHATAN


Manfaat klorofil untuk kesehatan banyak sekali, termasuk pencegahan anemia, menguatkan darah pembentuk organ dan kecukupan oksigen di dalam tubuh. Klorofil dipenuhi oleh antioksidan, serta memberikan efek menguntungkan terhadap berbagai kondisi medis seperti kanker, insomnia, penyakit gigi, sinusitis, pankreatitis dan batu ginjal. Klorofil membantu penyembuhan luka normal, pembekuan darah, keseimbangan hormon, penghilang bau, detoksifikasi tubuh serta dapat meningkatkan kesehatan pencernaan. Klorofil juga dapat menyembuhkan efek akibat oksidasi dan untuk kondisi peradangan seperti arthritis dan fibromyalgia. Klorofil juga memiliki sifat anti penuaan, anti mikroba dan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Apakah itu klorofil?
Klorofil adalah zat hijau daun pada tanaman yang memfasilitasi penyerapan cahaya dari matahari. Klorofil memiliki kemampuan untuk mengubah energi cahaya agar menjadi bentuk yang dapat digunakan untuk berbagai proses seperti fotosintesis, yaitu pada tanaman hijau untuk menyiapkan makanannya sendiri. Sel Tanaman menyimpan sinar matahari  dan kemudian membuatnya agar bisa kita konsumsi. ItulH alasan di balik warna hijau dan pigmentasi pada tanaman. Ada berbagai macam bentuk klorofil yang terbentuk secara alami,  seperti klorofil a dan klorofil b. Namun yang paling penting dan banyak terdapat dalam tanaman adalah klorofil a.
Klorofilin merupakan turunan klorofil yang diperoleh dari campuran sodium dan garam tembaga yang berasal dari klorofil. Sementara klorofil larut dalam lemak, dan klorofilin larut dalam air dan juga digunakan sebagai obat alternatif.
Fakta menarik tentang klorofil adalah struktur molekulnya yang mirip dengan hemoglobin, yaitu yang merupakan bagian terpenting dari darah manusia. Satu satunya pengecualiannya adalah atom pusatnya,  kalau zat besi untuk hemoglobin dan magnesium untuk klorofil. Karena kualitasnya yang unik ini, maka klorofil cair dapat melakukan fungsi yang sama dalam tubuh manusia sebagai hemoglobin. Meskipun dunia gizi belum mengagumi potensi klorofil yang sesungguhnya, klorofil adalah diantara elemen yang paling penting bagi tanaman dan dunia biologis sejak ada.
Klorofil: Fakta dan Guna
BISA DIDAPATKAN DISINI
082142831833
PAK SHOLEH.
KAMI JUGA BISA ANTAR KETEMPAT ANDA, DAN JUGA MELAYANI CEK KESEHATAN
HANYA DENGAN Rp. 15 rb saja, sudah cek kesehatan LENGKAP !!
INFO PELUANG USAHA DAN MANDIRI:
·        MODAL KECIL, RESIKO GAGAL  10 %
·        KESEMPATAN SUKSES 90 %

·        HUB. 081332795857

Habbatusauda dan Kekebalan Tubuh

Tubuh dikarunia Sang Maha Pencipta system pertahanan yang dibutuhkan agar tubuh terhindar dari berbagai serangan penyakit. Sistem pertahanan inilah yang kemudian disebut sebagai system imunitas.
Habbatussauda merupakan bahan herbal yang telah digunakan ribuan tahun yang lalu. Bahkan Nabi saw merekomendasikan sebagai bahan obat yang dapat menanggulangi semua penyakit.
Bagaimanakah peran Habbatussauda terhadap kesehatan tubuh manusia?
SISTEM PERTAHANAN TUBUH MANUSIA
Sistem Imun/pertahanan dibagi 2 :
1. Sistem Imun Non Spesifik.
a. Pertahanan Fisik dan Mekanik
Batuk, bersin, muntah, bahkan diare merupakan pertahanan tubuh mekanis. Silia saluran nafas, kulit, selaput lender merupakan pertahanan fisis.
b. Pertahanan Biokimia
Bahan yang dihasilkan oleh kelenjar di tubuh seperti keringat, minyak, lendir di hidung, telinga, ludah, air mata dan juga ASI merupakan produk yang menjadi pertahanan biokimia.
c. Pertahanan Humoral.
Terdiri atas komplemen, interferon dan C Reaktif Protein sebagai pengaktif komplemen.
Komplemen berfungsi untuk meningkatkan aktivitas fagositosis yang dilakukan oleh sel-sel darah putih dan sel-sel pemakan (fagosit), menetralkan dan menjadikan virus tidak memiliki kemampuan berkembang biak, mengeliminasi infeksi sekaligus organisme penyerang, dan memusnahkan mikroba sebelum terbentuknya anti-bodi spesifik.
Interferon merangsang jaringan tubuh untuk melawan terjadinya infeksi ketika diserang oleh virus lain; lantas mencegah virus tersebut berkembang, sebelum akhirnya dimusnahkan oleh tubuh sejak dini.
d. Pertahanan Seluler
Fagosit. Dialah yang melakukan proses pemakanan, pembunuhan, dan penghancuran organisme atau zat asing oleh sel-sel darah putih yang dikenal dengan sebutan sel pemakan (fagosit).
Sel-sel pembunuh alami (natural killer cells) adalah sel-sel limfosit terbesar dan memiliki banyak granula yang mengandung enzim-enzim yang berfungsi untuk menembus membran sel-sel penyerang, sehingga menyebabkan sel-sel penyerang tersebut terurai dan mati.
2. Sistem Imun Spesifik.Sistem kekebalan spesifik adalah kemampuan tubuh untuk membentuk kekebalan spesifik yang kuat dan sempurna guna melawan semua faktor penyerang tubuh sekaligus. la juga disebut sistem kekebalan diperoleh (acquiredimmunity). la merupakan sistem kekebalan yang diperoleh tubuh dari hasil interaksi sistem kekebalan tersebut dengan faktor eksternal yang menembus lapisan pertahanan tubuh dan menguasai jaringan-jaringan yang ada di dalam tubuh, yang kadang-kadang menyebabkan timbulnya penyakit nyata, seperti: mikroba-mikroba jahat, virus-virus, racun-racun, dan jaringan-jaringan asing yang berasal dari hewan-hewan lain. Sistem kekebalan ini terdiri dari sistem limfatik, sel-sel limfatik yang memproduksi antibodi, dan sel-sel limfatik spesifik yang membunuh setiap mikroba yang menyerang tubuh berdasarkan struktur dan keadaannya.
Limfosit (Sel-sel Limfatik) adalah Senjata Spesifik
Limfosit merupakan senjata paling spesifik yang disiapkan untuk menghadapi setiap jenis unsure penyerang dengan karakteristik yang spesifik maupun racun-racunnya yang destruktif. la bisa disebut se-bagai senjata pertahanan pamungkas dalam medan pertempuran.
PERAN HABBATUSSAUDA DALAM SISTEM IMUN
Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, ditemukan bahwa Habbatussauda memiliki khasiat meningkatkan system kekebalan tubuh manusia. Riset tersebut dilakukan dua tahap dengan proses sebagai berikut:
1. Pertambahan sel-sel limfosit T-helper (sel T pembantu) dibandingkan dengan sel-sel limfosit Ts (sel T penghancur) dengan perbandingan 55 %, pertambahan proporsional aktivitas sel-sel pembunuh alami (Natural killer cells) dengan perbandingan 30 %.
Kajian tersebut diulang sekali lagi oleh kelompok sukarelawan kedua, hal itu dikarenakan para sukarelawan pada riset pertama dipengaruhi faktor stress individual maupun ekonomi, serta stress terkait dengan pekerjaan selama masa riset, dimana faktor stress tersebut sangat berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh.
2. Riset kedua dilakukan terhadap delapan belas sukarelawan yang memiliki indikasi kesehatan prima. Para sukarelawan dibagi menjadi dua kelompok, yakni satu kelompok mengkonsumsi Jinten hitam dengan takaran 1 gr, dua kali dalam sehari, sedangkan satu kelompok pembanding mengkonsumsi activated carbon sebagai pengganti dari Jinten hitam tersebut selama empat pekan. Bubuk biji Jinten hitam dimasukkan ke dalam kapsul-kapsul yang sama persis dengan bubuk carbon.
Melalui riset ini, diperoleh kesimpulan bahwa Jinten hitam berpengaruh menguatkan fungsi-fungsi kekebalan; di mana kadar sel limfosit Th bertambah dibandingkan sel limfosit Ts dengan perbandingan rata-rata 72 %, dan terjadi perbaikan aktivitas sel pembunuh alami (Natural killer cells) dengan perbandingan rata-rata 74 %.Adapun pada kelompok pembanding, yaitu yang tidak memakai Jinten hitam, hanya terjadi pengurangan 7 % sel limfosit Th dibandingkan dengan sel limfosit Ts, terjadi perbaikan 42% aktivitas sel pembunuh alami.Disimpulkan bahwa hal ini disebabkan oleh kemampuan nutrisi alami untuk menciptakan pengaruh dalam menguatkan kekebalan setelah carbon menyerap partikel-partikel kimiawi yang beracun dalam makanan yang dicerna dan minuman.
KEGUNAAN SISTEM IMUN TUBUH YANG BAIK
Dengan sistem pertahanan tubuh yang baik, kita mendapatkan banyak manfaat:
1. Tidak gampang terinfeksi oleh mikroorganisme baik itu bakteri, virus, jamur, protozoa dlsb.
2. Tidak mudah jatuh sakit.
3. Tercegah dari penyakit kanker.
4. Tercegah dari penyakit degeneratif akibat proses penuaan.
5. Metabolisme tubuh berjalan dengan baik.
(Materi diangkat sebagai topik talkshow kesehatan di acara Mara Morning Show di 106,7 Mara FM Bandung pada tanggal 16 Maret 2011, jam 08.00 - 09.00 WIB)

HABBASYI OIL 210 KAPSUL


Harga : Rp  90.000,00
Indikasi dan Kegunaan :
Meningkatkan daya tahan tubuh (immunitas), Membantu mengatasi berbagai penyakit, seperti : Radang tenggorokan, nyeri sendi, rematik, asam urat, lambung, maag, migren, alergi, insomnia, anemia, ginjal, gangguan jantung, TBC, liver, kencing manis, paru-paru kronis, sesak nafas, asthma, wasir, tumor, kanker, tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol.
Aturan Minum :
Pencegahan      : 2x2 Kapsul / Hari
Pengobatan      : 3x2 Kapsul / Hari
Penyakit Kronis  : 4x2 Kapsul / Hari
Anak-anak        : 3 Kapsul / Hari
Tidak ada komentar: 

BUDIDAYA JAHE DAN YG LAINNYA



BUDIDAYA JAHE MERAH DI POLYBAG DAN KARUNG
jahe brebes
REKKKK…. PIYE KABARE ??? AYOK NANDUR JAHE ABANG NANG POLYBAG!!!
Salah satu pembudi daya jahe merah, mengatakan menanam jahe merah dengan media karung atau polybag tidak ribet dan tidak memakan tempat besar namun hasilnya bisa tinggi. Misalnya jika menggunakan tanah di kebun, hasil yang didapat untuk sekali panen hanya 1-5 kg, sementara di dalam karung bisa lebih dari 20 kg.
Keuntungan lainnya, waktu tanam menggunakan media karung atau polybag lebih singkat, hanya 8-10 bulan. Sementara di dalam lahan kebun harus lebih dari satu tahun. Selain itu, lahan di kebun kurang bagus jika terus-terusan ditanam jahe, kualitas tanah akan berkurang, panas, dan unsur haranya habis.
Keuntungan menggunakan karung atau polybag simpel. Dia memberikan estimasi pengeluaran dan hasilnya, misalnya untuk satu karung diisi cukup dengan satu tunas dengan harga bibit kisaran Rp.400 hingga Rp.1.000 Dalam waktu 8 hingga 10 bulan atau paling lama 1 tahun, bisa menghasilkan minimal 20 kg. “Keuntungannya bisa dihitung sendiri, harga per kilogram jahe yang cukup tinggi dikalikan dengan jumlah karung yang tersedia.
Faktor yang Memungkinkan Budidaya Jahe Merah Menguntungkan
Mari kita urai beberapa yang mungkin akan menjadi faktor menguntungkan atau mendukung keberhasilan budidaya jahe merah
1. Permintaan terhadap Jahe Merah masih cukup tinggi, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.
2. Tanaman Jahe bisa tumbuh pada ketinggian 0 – 2.000 m.dpl. sehingga cakupan tempat budidaya relatif luas.
3. Teknis budidaya relatif mudah, dengan menggunakan media tanam di dalam polybag ataupun karung bisa dilakukan
4. Harga jual jahe merah menurut perkembangan pasar saat ini nilai ekonomi olahan lebih tinggi dibanding harga jahe mentah.
5. Belum begitu banyak yang melakukan budidaya jahe.
6. Biaya yang harus dikeluarkan relatif rendah. Kita hanya perlu menyediakan polybag atau karung, tanah, pupuk, dan bibit serta biaya pemeliharaan yang tidak begitu besar, apalagi bila dilakukan oleh kita sendiri.
video persiapan tanam jahe merah http://www.youtube.com/watch?v=OX7Sjl64fn0
Persiapan bibit.
Bahan bibit diambil dari kebun, dipilih dari tanaman yang sudah tua, berumur 10 bulan ke atas dan pilih fisiknya besar, warnanya cerah, sehat dan tidak terluka/lecet alias mulus abis. Setelah diseleksi, rimpang jahe di jemur tidak sampai kering, kemudian simpan dalam suhu ruang sekitar 1 – 1,5 bulan.
bibit jahe
CIMG1669
Perlakuan bibit.
Rimpang jahe simpanan di ambil setelah itu patahkan/potong dengan tangan, setiap potong memiliki 3-5 mata tunas setelah itu di jemur 1 hari. Keesokan harinya, potongan tersebut dimasukkan wadah/keranjang yang berlobang/karung goni lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1-2 menit, kemudian keringkan.
Persiapan bedeng semai dan penyemaian bibit.
Lahan bedengan bersihkan dari gulma dan ratakan, bagian dasar ditabur abu/sekam/gergajian setebal 5-10 cm. di atasnya beri lampisan tanah dan pasir halus/ladu tebal sekitar 5 cm lalu bibit taruh berjajar merata di atasnya. Kemudian ditutup dengan ladu. Pasang bambu di plengkung tinggi 40 cm kemudian tutup plastik. Penyemaian ini berguna buat berkecambah/tumbuh jadi serempak. Di persemaian kurang lebih sampai berumur 3 – 5 minggu siap tanam.
jahe merah
Media tanam.
Siapkan pupuk kandang, pasir halus, sekam bakar/abu, tanah, khusus untuk pemberian dolomit dan NPK: 1% dari semua campuran dan MOL (stater mikroba) setelah itu campur/aduk merata tutup dengan plastik, setiap pagi selama 7 – 15 hari media tanam aduk-aduk jangan lupa setelah selesai tutup plastik kembali. Setelah itu media siap digunakan
media tanam jahe
kompos
Penanaman
Persiapkan polibag plastik hitam ukuran 60 x 60 cm atau karung , kemudian di tekuk melebar masukkan media tanam yang telah disiapkan tanah campur kompos atau pupuk kandang.. seleksi bibit dipersemaian pilih yang sehat dan bongsor, dengan cara di congkel setelah itu tanam. Kemudian ditata rapi dalam bedengan. di atas bedengan pasang paranet tinggi 1.5 m guna peneduh/mengurangi terik dan curah hujan.
1532ce27360641ae753ec21daf0fb6cb
Perawatan
Perawatan yang dilakukan untuk penanaman jahe terbilang sederhana dan tidak ribet. Pembenihan dengan penyiraman dilakukan setiap 2 – 3 minggu dan dengan waktu yang sama siram air di campur pupuk organik media tanamnya pun bila ada hama dan penyakit segera di semprot insektisida atau fungisida organik. Setiap 25 hari sejak umur pertumbuhan tambahkan media tanam setinggi 10 cm dan bersihkan gulma di sekitar tanaman.
Pemanenan rimpang jahe merah dengan kualitas terbaik, didapat ketika masuk usia 9-10 bulan. Dengan cara sobek bagian tepi hingga tanah keluar, lalu pegang batang tanaman dan goyang-goyangkan pelan hingga tanah yang menempel di rimpang luruh. Pisahkan rimpang utama yang baik/super dengan rimpang pocelan, untuk menghindari penurunan kualitas jangan memotong memakai pisau atau benda logam, cukup pakai tangan dengan lembut.
jahe poly
CIMG1659
perlakuan pemotongan tanaman
perawatan jahe
Harapan,panen
Jahe merah di panen dalam umur 8-10 bulan, perhitungan sederhana setiap polibag, minimal menghasilkan rimpang jahe 10 kg @ 500 polibag = 5.000 kg jahe segar Rp. 8.000/kg x 5000 kg = Rp. 40.000.000,00 dikurangi Biaya produksi
Sedangkan dengan pengunaan karung bisa menghasilkan rimpang jahe 20 kg @ 500 karung = 10.000 kg jahe segar, anggaplah harga pasar minimal Rp. 8.000/kg x 10.000 kg = Rp. 80.000.000,00 dikurangi Biaya produksi….
jahe gajah dalam kemasan karung
hasil kemasan jahe gajah
Analisa Ekonomi Budidaya Tanaman Jahe merah
Analisa ini saya lakukan secara praktis berdasarkan rencana penanaman pada 100 karung media tanam. Yang diperhitungkan adalah total biaya yang dikeluarkan meliputi modal awal dan biaya pemeliharaan dibandingkan dengan target pemasukan uang berdasarkan hasil penjualan tanaman jahe.
1. Biaya yang di keluarkan meliputi :
• Karung : 500 karung x Rp. 100,- = Rp. 500.000,-
• Pupuk kompos + media : 500 karung x Rp. 3.500- = Rp. 1.750.000,-
• Pupuk NPK : 500 karung x Rp. 2.000,- = Rp. 500.000,-
• Bibit Jahe : 500 karung x Rp. 1.000,- = Rp. 500.000,-
• Pupuk Cair / MOL : Rp.100.000,-
• Lain-lain : = Rp.500.000,- TOTAL Biaya yang sudah dan akan saya keluarkan = Rp.3.850.000,-
2. Hasil Penjualan Jahe Merah
Berdasarkan pengalaman di tempat lain dan informasi dari petani jahe merah yang sudah berjalan. Rata-rata hasil panen jahe merah per karung atau polybag dengan cara di atas dapat mencapai 15-25 kg/karung.
Jadi asumsi perkiraan total hasil panen 500 karung x 20 kg = 10.000 kg
Harga per kg Jahe Merah memang fluktuatif dikisaran Rp.10.000 – Rp.15.000,- tergantung pembeli dan kualitas tentunya. harga jual yang akan saya peroleh anggap saja rendah yaitu Rp. 8.000,-/kg (berdasar informasi pengepul minimal Rp.8.000,-/kg).
Hasil penjualan : 10.000 kg x Rp. 8.000 = Rp. 80.000.000,-
Keuntungan atau laba : Rp. 80.000.000,- – Rp. 3.850.000,- = Rp. 76.250.000,-
GAJIAN TIAP BULAN.
Banyak orang beranggapan “bertani itu tidak bisa memberi penghasilan tiap bulannya”, Bertani hanya memberi penghasilan pas pada waktu panen saja. Menurut saya anggapan ini 100% salah, Ya salah satunya dengan cara menanam jahe dengan media karung/glangsing/polibag.
Caranya tiap bulannya kita musti tanam jahe ya misal 20-50 polibag/karung. Jadi diawal tiap bulannya kita tanam jahe. Contoh misal bulan januari minggu awal kita tanam 50 polibag/karung jahe, maka bulan februari di minggu awal berikutnya kita tanam lagi 50 polibag/karung, begitu juga bulan maret dan bulan-bulan berikutnya.
Kalau tanam terus kapan panennya rekkk..?
Biasanya jahe sudah bisa dipanen di usia 8-10 bulan, lebih baik kwalitasnya jika panen di usia 10 bulan saja supaya jahe matang tua sempurna
Untuk skema tanam dan waktu panen bisa dilihat dari tabel di bawah ini.
Waktu Tanam         Jumlah Tanam           Waktu Panen
Januari                        50 Karung                  November
Februari                      50 Karung                  Desember
Maret                           50 Karung                    Januari
April                             50 Karung                   Februari
Mei                               50 Karung                     Maret
Juni                              50 Karung                      April
Juli                               50 Karung                       Mei
agustus                        50 Karung                      Juni
September                  50 Karung                      Juli
Oktober                       50 Karung                  Agustus
November                   50 Karung               September
Desember                   50 Karung                 Oktober
Hitung-hitunganya gimana? berapa rupiah yang kemungkinan bisa kita hasilkan tiap bulan.
Modal Tiap bulannya :
Bibit jahe 50 rimpang x Rp.1.000,- Rp. 50.000 === > ( sekitar 1,5 – 2 kg jahe )
Polibag/karung 50 x Rp.1.500 Rp.75.000
Media Tanam 50 x Rp.2500 Rp. 125.000
Pupuk Cair / Mol Rp. 50.000
TOTAL Rp. 300.000,-
Hasil tiap bulannya :
Tanam jahe media karung bisa menghasilkan 10-25 kg tiap karungnya. Tapi disini kita ambil contoh hasil terendah saja misalkan saja 1 karung menghasilkan 10 kg jahe dan harga jual per kilo jahe tingkat pengepul Rp.8.000.
Maka : 50 karung x 10 kg = 500 kg
500kg x Rp.8.000 = Rp. 4.000.000 – Rp. 300.000 = Rp. 3.700.000
Jadi bisa kita ketahui nantinya mulai bulan november sampai terus kedepan kita akan mendapat penghasilan
Rp. 3.700.000. hasil ini bisa lebih jika hasil panen kita bisa maksimal dan harga jual jahe naik
jahemerahgede
hasil panen jahe
PIYE DULUR AYOK NANDUR JAHE ABANG…. Untuk pemasaran nanti bisa kontak kesini… akan dibantu untuk mencari Link pemasaran!!

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM SERTA PEMELIHARAANNYA

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM SERTA PEMELIHARAANNYA

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Standard
Image
Usaha budidaya jamur tiram seringkali mengalami kegagalan karena teknik dan cara budidaya yang kurang benar. Meskipun gampang, perlu diperhatikan faktor-faktor seperti lingkungan, kebersihan, serta konsistensi selama perawatan. Jika faktor-faktor tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik maka hasilnya pun kurang optimal bahkan besar kemungkinan berpotensi mendatangkan kegagalan.
Jamur tiram putih berwarna putih agak krem dengan diameter tubuh 3-14 cm. Jamur ini memiliki miselium.  Tubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi dan menjadi tujuan dari budidaya jamur tiram. Teknik budidaya jamur tiram mulai dari persiapan hingga pasca panen sangat perlu diperhatikan agar pelaku usaha benar-benar memahami sehingga lebih menguasai dalam pemeliharaan maupun pengendalian hama tanaman.

Persiapan Penanaman Jamur Tiram

Sebelum melakukan penanaman, hal-hal yang menunjang budidaya jamur tiram harus sudah tersedia, diantaranya rumah kumbung baglog, rak baglog, bibit jamur tiram, dan peralatan budidaya. (Bisa Anda lihat di artikel Persiapan Usaha Budidaya Jamur Tiram). Usahakan budidaya jamur tiram menggunakan bibit bersertifikat yang dapat dibeli dari petani lain atau dinas pertanian setempat. Peralatan budidaya jamur tiram cukup sederhana, harga terjangkau, bahkan kita bisa memanfaat peralatan dapur.
Untuk mengoptimalkan hasil dalam usaha budidaya jamur tiram di dataran rendah dapat dilakukan dengan modifikasi terhadap bahan media dan takarannya, yakni dengan menambah atau mengurangi takaran tiap-tiap bahan dari standar umumnya. Dalam usaha skala kecil, eksperimen dalam menentukan takaran bahan media merupakan hal yang sangat penting guna memperoleh takaran yang pas. Hal ini mengingat jamur yang dibudidayakan di lingkungan tumbuh berbeda tentu membutuhkan nutrisi dan media yang berbeda pula tergantung pada kondisi lingkungan setempat. Hingga saat ini belum ada standar komposisi media untuk budidaya jamur tiram di dataran rendah, sehingga petani memodifikasi media dan lingkungan berdasarkan pengalaman dan kondisi masing-masing.
Sebagai media tumbuh jamur tiram, serbuk gergaji berfungsi sebagai penyedia nutrisi bagi jamur. Kayu yang digunakan sebaiknya kayu keras karena serbuk gergaji kayu jenis tersebut sangat berpotensi dalam meningkatkan hasil panen jamur tiram.  Hal ini karena kayu keras banyak mengandung selulosa yang dibutuhkan oleh jamur. Jenis-jenis kayu keras yang bisa digunakan sebagai media tanam jamur tiram antara lain sengon, kayu kampung, dan kayu mahoni. Untuk mendapatkan serbuk kayu pembudidaya harus memperolehnya ditempat penggergajian kayu. Sebelum digunakan sebagai media biasanya sebuk kayu harus dikompos terlebih dahulu agar bisa terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh jamur. Proses pengomposan serbuk kayu dilakukan dengan cara menutupnya menggunakan plastik atau terpal selama 1-2 hari. Pengomposan berlangsung dengan baik jika terjadi kenaikan suhu sekitar 50 derajat C.
Alternatif bahan yang bisa digunakan untuk mengganti serbuk kayu adalah berbagai macam ampas, misal ampas kopi, ampas kertas, ampas tebu, dan ampas teh. Namun, berdasarkan pengalaman petani jamur tiram di dataran rendah, media yang baik untuk digunakan tetap serbuk gergaji kayu.
Media berupa dedak/bekatul dan tepung jagung berfungsi sebagai substrat dan penghasil kalori untuk pertumbuhan jamur. Sebelum membeli dedak dan tepung jagung, sebaiknya pastikan dahulu bahan-bahan tersebut masih baru. Jika memakai bahan yang sudah lama dikhawatirkan sudah terjadi fermentasi yang dapat berakibat pada tumbuhnya jenis jamur yang tidak dikehendaki. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan dedak maupun teung jagung memberikan kualitas hasil jamur yang sama karena kandungan nutrisi kedua bahan tersebut mirip. Namun, penggunaan dedak dianggap lebih efisien karena bisa memangkas biaya dan cenderung mudah dicari karena banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kapur (CaCo3) berfungsi sebagai sumber mineral dan pengatur pH. Kandungan Ca dalam kapur dapat menetralisir asam yang dikeluarkan meselium jamur yang juga bisa menyebabkan pH media menjadi rendah.
Wadah yang digunakan untuk meletakkan campuran media adalah kantong plastik bening tahan panas (PE 0,002) berukuran 20 cm x 30 cm. Adapun komposisi media semai adalah serbuk gergaji 100 kg; tepung jagung 10 kg; dedak halus atau bekatul 10 kg; kompos 0,5 kg; kapur (CaCo3) 0,5 kg; dan air 50-60%. Ada dua hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan penanaman bibit jamur, yaitu sterilisasi bahan dan sterilisasi baglog.

Sterilisasi Bahan

Sebelum dicampur dengan media lain, serbu kayu dan dedak disterilisasi terlebih dahulu menggunakan oven selama 6-8 jam pada suhu 100 derajat C. Dengan sterilisasi tersebut selain mengurangi mikroorganisme penyebab kontaminsasi juga menguranngi kadar air pada serbuk gergaji kayu. Dengan demikian, media menjadi lebih kering. Kedua bahan tersebut kemmudian dicampur dan diberi air sekitar 50—60% hingga adonan menjadi kalis dan bisa dikepal. Air berfungsi dalam penyerapan nutrisi oleh miselium. Air yang digunakan harus air bersih untuk mengurangi resiko kontaminasi organisme lain dalam media. Dalam memasukkan media ke dalam plastik, media harus benar-benar padar agar jamur yang dihasilkan bisa banyak. Jadi pastikan bahwa bahan-bahan telah cukup padat di dalam plastik dengan cara menekan—nekan adonan hingga benar-benar padat, kemudian bagian atas kantong dipasang cincin paralon dan selanjutnya kantong plastik ditutup dengan sumbat kapas dan diikat dengan karet.

Sterilisasi Baglog

Sterilisasi baglog dilakukan dengan cara memasukkan baglog ke dallam autoclave atau pemanas/steamer dengan suhu 121 derajat C selama 15 menit. Untuk mengganti penggunaan autoclave atau streamer, dapat menggunakan drum dengan kapasitas besar atau mampu menampung sekitar 50 baglog dan dipanasi di atas kompor minyak atau dapat juga menggunakan oven. Memang, sterilisasi baglog menggunakan drum memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 8 jam, tetapi dianggap lebih menghemat biaya.
Setelah proses sterilisasi selesai, baglog kemudian didinginkan, yakni dengan mematikan alat sterilisasi dan membiarkan suhunya turun sedikit demi sedikit. Setelah proses pendinginan, baru kemudian dilakukan penanaman bibit jamur.

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN JAMUR TIRAM

Salah satu penentu keberhasilan budidaya jamur tiram adalah kebersihan dalam melakukan proses budidayanya, baik kebersihan tempat, alat, maupun pekerjanya. Hal ini karena kebersihan adalah hal yang mutlak harus dipenuhi. Untuk itu, tempat untuk penanaman sebaiknya harus dibersihkan dahulu dengan sapu, lantai dan dindingnya dibersihkan menggunakan disinfektan. Alat yang digunakan untuk menanam juga harus disterilisasi menggunakan alkohol dan dipanaskan di atas api lilin. Selain itu, selama melakukan penanaman para pekerja juga idealnya menggunakan masker. Hal ini bertujuan untuk memperkecil terjadinya kontaminasi.
Dalam budidaya jamur tiram hal yang juga harus diperhatikan adalah menjaga suhu dan kelembaban ruang agar tetap pada standar yang dibutuhkan. Jika cuaca lebih kering, panas, atau berangin, tentu akan mempengaruhi suhu dan kelembaban dalam kumbung sehingga air cepat menguap. Bila demikian, sebaiknya frekuensi penyiraman ditingkatkan. Jika suhu terlalu tinggi dan kelembaban kurang, bisa membuat tubuh jamur sulit tumbuh atau bahkan tidak tumbuh. Oleh karena itu, atur juga sirkulasi udara di dalam kumbung agar jamur tidak cepat layu dan mati. Pengaturan sirkulasi dapat dilakukan dengan cara menutup sebagian lubang sirkulasi ketika angin sedang kencang. Sirkulasi dapat dibuka semua ketika angin sedang dalam kecepatan normal. Namun, yang terpenting adalah jangan sampai jamur kekurangan udara segar.

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Selain pemeliharaan baglog, dalam budidaya jamur tiram juga perlu dilakukan perawatan untuk mencegah atau mengendalikan hama dan penyakit yang mungkin bisa menyerang jamur tiram. Hama dan penyakit yang menyerang jamur tiram tentu dipengaruhi oleh keadaan lingkungan maupun jamur itu sendiri. Sehingga antara tempat budidaya yang satu dan yang lain, serangan hama penyakit kemungkinan dapat berbeda-beda.
RAHASIA BERTANI JMUR SUPER DAN SEHAT, DENGAN CLOROFIL PRODUKSI JAMUR ANDA AKAN LEBIH BAGUS, LEBIH BANYAK DAN LEBIH SEHAT, KARENA CLOROFIL MENGANDUNG VIT YG BAGUS BUAT BUDI DAYA JAMUR, CARANYA DISEMPROTKAN SAAT PAGI DAN SORE SAAT JAMUR BUTUH ASUPAN AIR. CLOROFIL JUGA BISA MENGENDALIKAN JAMUR AGAR LEBIH TAHAN DRI PENYAKIT.
DOSIS 1 TUTUP BOTOL DICAMPUR DGN 1 BOTOL 250 ML AIR, LALU DISEMPROTKAN, DIGUNAKAN 2 X DLM SEHARI. SEMPROT YG CUKUP.
DIJAMIN 100 % SUKSES !!
INFO CLOROFIL HUB. 081332795857.

HAMA PENYAKIT JAMUR TIRAM

Ulat

Ulat merupakan hama yang paling banyak ditemui dalam budidaya jamur tiram. Ada tiga faktor penyebab kemunculan hama ini yaitu faktor kelembaban, kotoran dari sisa pangkal/bonggol atau tangkai jamur dan jamur yang tidak terpanen, serta lingkungan yang tida bersih.
Hama ulat muncul ketika kelembaban udara berlebihan. Oleh sebab itu, hama ulat sering dijumpai ketika musim hujan. Pencegahan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hama ini adalah dengan mengatur sirkulasi udara. Caranya dengan membuka lubang sirkulasi dan untuk sementara proses penyiraman keumbung dihentikan.
Pangkal jamur yang tertinggal di baglog saat pemanenan dapat menimbulkan binatang kecil seperti kepik. Kepik inilah yang menjadi penyebab munculnya hama ulat. Sementara jamur yang tidak terpanen kemungkinan terjadi karena jamur tidak muncul keluar sehingga luput saat pemanenan dan menjadi busuk. Hal ini menyebabkan munculnya ulat. Sebaiknya, ketika melakukan pemanenan baglog telah dipastikan kebersihannya sehingga tidak ada pangkal atau batang dan jamur yang tidak terpanen.
Ulat bisa saja muncul karena rumah kumbung ataupun sekitar kumbung tidak berseih. Misalnya adanya kandang ternak atau tanaman di sekitar rumah kumbung.
Untuk mencegah dan mengatasi serangan hama ulat, lakukan pembersihan rumah kumbung dan sekitar rumah kumbung dengan melakukan penyemprotan formalin.

Semut, Laba-laba, dan Kleket (sejenis moluska)

Secara mekanis hama semut dan laba-laba dapat diatasi dengan membongkar sarangnya dan menyiramnya dengan minyak tanah. Sedangkan secara kemis hama tersebut dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida. Cara ini merupakan cara terakhir dan usahakan untuk menghindari penggunaan insektisida jika serangan tidak parah karena produk jamur merupakan produk organik. Keuntungan jika pemberantasan hama serangga dilakukan dengan cara mekanis antara lain, dapat memangkas biaya selama perawatan dan juga ramah lingkungan. Sementara itu hama kleket kerap dijumpai pada mulut baglog. Untuk mengendalikannya juga dilakukan dengan cara mekanis, yaitu mengambilnya dengan tangan.

TUMBUHNYA CENDAWAN ATAU JAMUR LAIN

Jamur lain yang kerap mengganggu jamur tiram adalah Mucor sp., Rhizopus sp., Penicillium sp., dan Aspergillus sp. pada substrat atau baglog. Serangan jamur-jamur tersebut bersifat patogen yang ditandai dengan timbulnya miselium berwarna hitam, kuning, hijau, dan timbulnya lendir pada substrat. Miselium-miselium tersebut mengakibatkan pertumbuhan jamur tiram terhambat atau bahkan tidak tumbuh sama sekali. Penyakit ini dapat disebabkan karena lingkungan dan peralatan saat pembuatan media penanaman kurang bersih atau karena lingkungan kumbung yang terlalu lembab. Untuk mengatasi penyakit ini, lingkungan dan peralatan ketika pembuatan media dan penanaman perlu dijaga kebersihannya. Kelembaban di dalam kumbung juga diatur agar tidak berlebihan. Penyakit ini dapat menyerang baglog yang sudah dibuka ataupun masih tertutup. Jika baglog sudah terserang maka harus segera dilakukan pemusnahan dengan cara dikeluarkan dari kumbung kemudian dibakar.
Tangkai Memanjang
Penyakit ini merupakan penyakit fisiologis yang ditandai dengan tangkai jamur memanjang dengan tubuh jamur kecil tidak dapat berkembang maksimal. Penyakit tangkai memanjang disebabkan karena kelebihan CO2 akibat ventilasi udara yang kurang sempurna. Agar tidak terserang penyakit ini harus dilakukan pengaturan ventilasi dalam kumbung seoptimal mungkin.

PANEN DAN PASCA PANEN

Pemanenan merupakan kegiatan budidaya yang selalu dinantikan oleh pelaku usaha. Untuk mendapatkan hasil yang optimal maka penanaman selama panen dan pasca panen harus dilakukan dengan baik.

Waktu dan Cara Panen Jamur Tiram

Jamur tiram termasuk jenis tanaman budidaya yang memiliki masa panen cukup cepat. Panen jamur tiram dapat dilakukan dalam jangka waktu 4o hari setelah pembibitan atau setelah tubuh buah berkembang maksimal, yaitu sekitar 2-3 minggu setelah tubuh buah terbentuk. Perkembangan tubuh buah jamur tiram yang maksimal ditandai pula dengan meruncngnya bagian tepi jamur. Kriteria jamur yang layak untuk dipanen adalah jamur yang berukuran cukup besar dan bertepi runcing tetapi belum mekar penuh atau belum pecah. Jamur dengan kondisi demikian tidak mudah rusak jika dipanen. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika produk dipasarkan, misalnya keseragaman berat dan ukuran jamur tiram.

Penanganan Pasca Panen Jamur Tiram

Penanganan yang dilakukan usai pemanenan jamur tiram bertujuan untuk menciptakan hasil akhir yang berkualitas sehingga sesuai dengan permintaan pasar. Berikut beberapa tahapan agar produk jamur tiram yang dihasilkan berkualitas baik.

Penyortiran

Jamur yang telah dipanen harus segera dicuci dengan air bersih, kemudian bagian tubuh buahnya dipisahkan deri pangkalnya. Proses pencucian dan pemisahan ini penting untuk dilakukan karena bila selama proses budidaya petani menggunakan pestisida, biasaya racun pestisida akan mengendap pada bagian pangkal dan masih memungkinkan terdapat residu yang tertinggal pada tubuh buah. Setelah diyakini kebersihannya, proses sortasi dilakukan untuk mengelompokkan jamur tiram berdasarkan bentuk dan ukurannya. Hal ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang seragam sehingga akan menarik minat konsumen saat dipasarkan.

Pengemasan dan Transportasi Hasil Panen Jamur Tiram

Pengemasan jamur tiram segar biasanya menggunakan plastik kedap udara. Semakin sedikit udara yang ada di dalam plastik, jamur tiram semakin tahan lama untuk disimpan. Namun, idealnya penyimpanan dengan plastik kedap udara hanya dapat mempertahankan kesegaran jamur tiram selama 2-4 hari. Oleh karena itu, agar jamur tiram segar yang dijual tetap dalam kondisi baik, proses pengangkutan/transportasi tidak boleh terlalu lama dari proses pengemasannya. Seandainya jarak pengangkutan cukup jauh, sebaiknya alat transportasi dilengkapi dengan ruangan berpendingin. (@petunjukbudidaya)

Peran Habbatusauda dalam Terapi Kanker


Penyakit kanker merupakan penyakit yang masih menjadi momok menakutkan bagi siapa saja, baik yang sudah terkena maupun yang belum. Hal ini dikarenakan terapi yang tuntas dan efektif bagi kanker masih menjadi pekerjaan rumah bagi kalangan terapis, baik konvensional maupun alternative.

Habbatussauda yang merupakan bahan terapi thibbun nabawi, diyakini memiliki khasiat dan menjadi solusi bagi semua penyakit kecuali maut. Hal ini didasarkan kepada sabda Nabi saw, yang menyebutkan bahwa Habbatussauda merupakan obat bagi segala penyakit kecuali kematian.


Serangkaian riset sudah dilakukan untuk menguji khasiat Habbatussauda di dalam menanggulangi sel kanker. Riset tersebut ada yang bersifat uji in vitro, ada juga yang uji in vivo. Ada yang baru diujikan kepada hewan percobaan, namun ada juga yang sudah diujikan kepada manusia.

Beberapa riset tersebut di antaranya adalah:
1. Antitumor activity of an ethanol extract of Nigella sativa seeds
Penelitian dilakukan di Turki, di Medical faculty, Pathology Department Harran University. Dimuat di Jurnal Biologia Bratislava, halaman 735-740.
Dalam penelitian ini dibuktikan bahwa Extrak Ethanol Nigella sativa (Habbatussauda) memiliki efek mereduksi proliferasi sel, mengurangi proses pembelahan sel dan juga sintesis DNA dari penyakit Ehrlich Ascites Tumor pada tikus.
2. The antitumor activity of thymoquinone and thymohydroquinone in vitro and in vivo
Penelitian ini mengungkap fakta bahwa thymoquinone dan thymohydroquinone memiliki efek antitumor dengan meningkatkan aktifitas antiproliferasi melawan pertumbuhan sel tumor baik in vitro maupun in vivo dengan baik. Hanya saja mekanismenya bagaimana masih belum terjawab dengan memuaskan.
Penelitian inipun masih sebatas pada sel kanker pada tikus.
Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari

? Division of Molecular Medicine, Rudjer Boskovic Institute, Zagreb, Croatia.
  • Department of Biochemistry and Food chemistry, Faculty of Chemical Technology, Split, Croatia.
  • Faculty of Sciences, Department of Physical Chemistry, University of Geneva, 1204 Geneva, Switzerland
Penelitian ini dimuat di Jurnal Experimental Oncology 28, 220-224, September, 2006.
3. In vitro inhibition of growth and induction of apoptosis in cancer cell lines by thymoquinone
Dalam study ini ditemukan bukti bahwa Thymoquinone yang merupakan komponen dari Habbatussauda memiliki aktifitas antineoplastik (antikanker) pada beberapa jenis sel kanker, yakni kanker tulang, kanker payudara dan juga kanker ovarium (indung telur). Penelitian ini melibatkan langsung sel kanker manusia yakni MCF-7 (sel kanker payudara/human breast adenocarcinoma) BG-01 (sel kanker ovarium/human ovarian adenocarcinoma) dan COS31/rCDDP (Cisplatin resistan osteosarcoma/sel kanker tulang) yang diujikan secara in vitro (di luar tubuh penderita). Dalam study ini juga ditemukan bukti bahwa Habbatussauda memiliki aktivitas cytotoxic terhadap sel-sel kanker tersebut dan tidak berpengaruh terhadap sel-sel normal yang sehat. Ini merupakan sifat kandidat bahan kemoterapi di masa depan.

Penelitian dimuat di INTERNATIONAL JOURNAL OF ONCOLOGY 22: 107-113, 2003. Penelitian dilakukan oleh para ahli dari Department of Pathology, College of Veterinary Medicine, The University of Tennessee, Knoxville dan Cancer Center, The University of Tennessee Medical Center, Knoxville, USA.
4. Phase I Safety and Clinical Activity Study of Thymoquinone in Patients with Advanced Refractory Malignant Disease

Penelitian ini menganalisa efek samping Thymoquinone yang terdapat dalam Habbatussauda dan tingkat keamanannya saat dipakai pada manusia untuk berbagai jenis kanker beserta dosisnya. Jenis kanker yang diteliti:
1. Non small cell lung carcinoma (kanker paru-paru)
2. Hepatocellular carcinoma (kanker liver)
3. Prostatic carcinoma (kanker prostate)
4. Diffuse large B- cells Lymphoma
5. Colonic adenocarcinoma (kanker kolon/usus besar)
6. Breast carcinoma (kanker payudara)
7. Pancreatic carcinoma (kanker pancreas)
8. Gastric carcinoma (kanker lambung)
9. Liomyosarcoma (kanker rahim)
10. Renal cell carcinoma (kanker ginjal)
11. Carcinoma of Unknown Origin (kanker yang tak diketahui asalnya)
Dalam penelitian ini diketahui bahwa Thymoquinone memiliki batas toleransi dimana tidak menimbulkan efek samping maupun efek merugikan di range dosis 75 mg hingga 2600 mg/hari.
Penelitian dilakukan oleh para ahli dari
  • ?Department of Internal Medicine/Oncology, College of Medicine, King Faisal University, King Fahd Hospital of the University, Al-Khobar, Eastern Province, Kingdom of Saudi Arabia.
  • Department of Physiology, College of Medicine, King Faisal University, Dammam, Saudi Arabia.
Dan dimuat di Shiraz E Medical Journal, Vol. 10, No. 3, July 2009.
Faktor Pencetus Kanker:
Dari Luar:
  • Zat kimia dalam makanan maupun dari udara.
  • Berbagai mikroorganisme,baik virus,bakteri,maupun parasit yang menyebabkan infeksi dapat bersifat onkogenik,yaitu penyebab timbulnya tumor,bahkan karsinogenik contohnya : virus hepatitis B dan non A - non B merupakan inisiator penyebab terjadinya kanker hati.
  • Paparan radiasi.
  • Rangsangan Fisik/Trauma Fisik berulang.
  • Rokok
  • Hormon: Hormon adalah zat yang dihasilkan kelenjar tubuh yang fungsinya adalah mengatur kegiatan alat-alat tubuh dan selaput tertentu. Pada beberapa penelitian diketahui bahwa pemberian hormon tertentu secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker seperti payudara, rahim, indung telur dan prostat (kelenjar kelamin pria).
Dari Dalam:
  • Obesitas berpengaruh pada metabolisme estrogen, Yaitu sejenis hormon yang berperan timbulnya kanker vagina,rahim,payudara dan hati
  • Genetis.
  • Kekebalan Tubuh rendah.

Cara Habbatussauda mengendalikan sel kanker:
1. Sebagai antioksidan yang melindungi sel sehat agar tak gampang berubah menjadi ganas.
2. Sebagai zat yang cytotoksik, yakni menyerang dan menghancurkan sel kanker, namun tidak merusak sel sehat/normal.
3. Menghambat proliferasi dan pembelahan sel kanker.
4. Menghambat terbentuknya neovaskularisasi (pembentukan pembuluh darah baru) yang digunakan kanker untuk berkembang.
Kendala praktis dalam terapi kanker menggunakan Habbatussauda:
1. Tidak yakinnya pasien di dalam menjalani terapi dan cenderung bersifat coba-coba saja. Hal ini mengakibatkan pasien berhenti dari terapi begitu mengalami hal-hal yang dirasa aneh di saat terapi. Karena menganggap semua hal yang tidak nyaman tersebut berasal dari bahan terapinya.
2. Terlalu yakin dengan bahan terapi, sehingga mengabaikan factor dosis di dalam proses terapinya. Padahal penerapan dosis yang tepat merupakan bagian dari ikhtiar yang juga harus diperhatikan dan harus ditempuh.
3. Penderita kanker adalah obyek labil yang mudah terbujuk dengan metode terapi yang ditawarkan bahkan oleh orang yang bukan ahlinya. Ketika seseorang menderita kanker, tiba-tiba semua orang dianggap dokter spesialis, dan dokter spesialis yang sesungguhnya menjadi tak bermanfaat advisnya serta dianggap awam.
4. Habbatussauda yang ada di pasaran masih berupa bahan simplisia. Sehingga membutuhkan dosis besar dalam terapinya yang menyebabkan konsumsi herbal menjadi tak nyaman.
5. Belum banyaknya riset yang merumuskan secara langsung dosis yang pas untuk berbagai jenis kanker yang berbeda.
Dosis awal Kanker : 40 kapsul Habbatussauda dibuka cangkang kapsulnya, campur dengan 3 sendok makan madu dan 2 sendok minyak habbatussauda. Buat adonan, dan adonan tersebut dimakan dalam sehari. Lakukan tiap hari. Dosis bisa dinaikkan hingga 100 kapsul per hari.
Oleh Dr. Insan Agung N

Peran habbatusauda dalam Mencegah Stroke



STROKE termasuk penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.
Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :
A. Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
B. Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
C. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.
2. Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.
Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:
A. Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.
B. Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).
Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:
1. Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik
2. Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.
Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.
Faktor Penyebab Stroke
Faktor resiko medis, antara lain Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain.
Faktor resiko perilaku, antara lain Merokok (aktif & pasif), Makanan tidak sehat (junk food, fast food), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.
80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis, Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.
Pemicu stroke pada dasarnya adalah, suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.
KERJA HABBATUSSAUDA MENCEGAH STROKE:
1. mengontrol/menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) yang menjadi factor resiko.
2. mengontrol kadar kolesterol darah
3. mencegah terjadinya arteriosclerosis (penyempitan/pengerasan pembuluh darah)
4. mengandung